rossi kondangan
Bagikan
Kemarin jam 18:05

ini inisial yang bwat catatan
bismillah
Saya menyambar kunci sepada motor dari atas meja,agak terburu-buru soalnya takut terlambat. hari ini 20 Juli 2009 rossi (rollas ipa siji) ada gawe,teman kami nikahan euy…Alhamdulillah akhirnya rekor itu terpecahkan juga. Saya mengendarai sepeda motor dengan hati2 takut dandananku rusak. g asik dunk kondangan tapi gak keliatan so sweet. setelah berkumpul di rumah salah satu teman akhirnya diputuskan bahwa anak2 putri naik mobil sementara anak2 putra naik motor. setelah negosiasi yang cukup alot dengan sedikit ketidakikhlasan akhirnya saya menyerahkan kunci sepeda motor saya kepada salah seorang teman
anak2 punya ide yang cukup unik untuk memberi kado pada anggota rossi yang menikah, sebuah piala marmer dengan landasan 4 sisi,masing2 bertuliskan “get married” “ipa siji” “tak lekang oleh waktu” kemudian satu lagi saya lupa…abisnya dibuat rebutan gitu…saya nggak sempat baca deh. rencananya piala itu akan diinapkan tiap kali ada anak rossi yang menikah. he,”tak lekang oleh waktu” sebenarnya bukan ini yang pengen diukir,anak2 memintaku untuk membuat 4 buah kata untuk diukir di kulit piala tersebut,seharian saya mikir,seharian saya berkali2 mengirim sms tapi hasilnya nihi,mereka bilang “belum pas dengan hati kami,ayo frid jangan menyerah kamu pasti bisa membuat 4 kata untuk pernikahan,aku sudah baca tulisan2mu”. jah aku sudah berpikir dan berpikir…sms dan sms eh ternyata masih gak sesuai dengan harapan…he3 maaf ya teman2 mungkin frid masih perlu belajar banyak untuk menjadi seorang pujangga…cieh. brilian sekali”piala bergilir” terinspirasi ma MU kali ya,nikah pake piala bergilir segala,he3
setiba di sana kami sudah dalam keadaan kelaparan dan awut2an,maklum tempat yang dituju merupakan
daerah yang agak terpencil dengan jalan yang masih belum diaspal. kami ajah para perempuan yang
notabene duduk manis di dalam mobil sudah mengeluh sana sini,yang panas lah (padahal ACnya sudah menyala) yang laper lah (belum sarapan) yang bedaknya lunturlah (maklum keringatan) aku berkali-kali berkaca pada spion,Ya Rabb…jerih payahku untuk berdandan akhirnya dikalahkan oleh sesuatu yang bernama keringat…T_T. well,i am beautiful no matter what they say. words can`t bring me down. apalagi para putra yang harus berjuang melawan debu2 yang dengan kejam menghantam tubuh mereka. dont worry…kalian tetap keren kok,yang penting kan good looking…dengan sedikit menyunggingkan senyum,aku menggandeng tangan temanku kemudian melangkah dengan pasti memasuki tempat acara.
subhanallah,saya terharu,teman saya begitu bahagia dan cantik dengan riasan pengantinnya. terbayang waktu masa sma dulu,bangkunya berada di depan bangkuku. dia anak mt (majelis ta`lim/rohis/ski) juga sama seperti saya. dia wakil ketua departemen kebudayaan dalam struktur organisasi. dia tergabung dalam grup hadrah saya,jelek2 gini dulu saya pernah ikut tim hadrah. sejenak hadrah telah mengalihkan dunia saya (dulu saya main gitar cz di smp ada pelajaran kesenian musik) setiap pulang sekolah kami selalu menyempatkan diri untuk berlatih sambil sesekali bercanda, he3 perasaan lebih banyak bercanda daripada berlatih. saya ingat pertama kali tampil di depan umum (biasanya di depan anak2 ski) adalah untuk mengisi acara ibu2 dharma wanita,waktu itu dibayar dengan semangkuk es buah dan sebungkus nasi (uangnya dimasukkan kas ski). walaupun begitu tetap saja kami bangga dengan tim kami (biasanya untuk tampil di depan masyarakat umum tim hadrah yang tampil adalah tim dari ikhwan/putra). sekarang dia sudah bersiap menjadi ummahat (hm barakallah ya ukhti)
setelah puas foto2 dengan para mempelai,akhirnya kami meminta izin untuk pamit. pulang? tentu saja tidak. kami langsung meluncur ke roro kuning (sebuah tempat wisata di kawasan nganjuk). bisa dibilang kami tidak ada rencana sama sekali untuk mengunjungi tempat wisata ini. apalagi saya yang sudah ada janji sama seseorang (maaf ya kak) tapi berhubung saya numpang mobil teman,gak mungkin saya pulang sendiri,kesasar,hilang…ntar banyak yang meratapi hilangnya diriku karena aku clueless. hm sekalian menengok si dhedhek yang lagi camping bersama teman2 PMRnya di tempat yang sama. pernahkah kalian membayangkan pergi ke tempat wisata seperti roro kuning (sejenis air terjun) dengan dandanan ala kondangan? OMG we did it. kami melakukannya kawan,anak2 ipa satu dengan modal nekat dan muka tebal berani melakukannya. itulah ipa 1. kumpulan anak2 nekat yang so sweet,he3. aku sih nggak masalah,,,aku mengenakan sweeter abu2 dipadu dengan rok warna senada plus jilbab panjang jadi nggak masalah dengan angin nakal/ gak terlalu malu dengan salah kostum. tapi aku memakai sepatu pantofel,jari2 kakiku langsung mengungkapkan kengambekkannya dengan lecet2. hiks. anak2 putra yang memakai baju batik melepas baju mereka (nggak takut masuk angin pak?). dengan pedenya mereka berjalan kesana kemari dengan memakai kaos dalam,eh tapi ada juga yang bawa kaos.
kami berfoto kesana kemari bak peragawan dan peragawati,aku sempat bertemu dengan si dhedhek tapi dia tidak mau ditemani kakaknya yang baik ini,malu katanya (hm apa aku memalukan untuk diakui sebagai kakak atau dia yang udah mulai abg malu diperlakukan seperti bayi?he3 aku selalu khawatir ma dhedhek) hm kami sempat menghancurkan mimpi berpasang2 kekasih untuk pacaran di tempat yang sepi. bayangkan rombongan kami ini berbaju resmi tapi dengan kelakuan mirip mahasiswa demo minta harga BBM diturunkan,ribut banget,bahkan anak2 putra sempat menggoda pasangan2 tersebut dengan menyindirnya, hm ini anak ipa 1 atau pasukan penghancur kemaksiatan. Subhanallah begitu indah tempat wisata roro kuning,pasti penciptanya lebih indah. Masihkah ada alasan untuk meragukanNya? I Love Ipa 1. kalian teman2 yang baik…terima kasih untuk pengalaman yang menyenangkan ini.
alhamdulillah
terima kasih
mizz cordoba
to:
rossi…tambah gokil aja kalian,jangan lupa reunian di rumah prima
dhedhek saya menyayangimu,adikku
ayah bunda,maaf sebelumnya belum pamit
kakak,makasih banget oleh2nya maaf banget…semua diluar rencana saya ^^
untuk mempelai berdua…barakallah…
Komentar Terakhir